WANITA GEMUK SULIT HAMIL!!!!!!!!!!!!

Sering kali kita mendengar, pasangan muda sulit memperoleh anak begitu mereka menginginkannya setelah beberapa lama ber-KB. ,terutama dengan cara KB pil …..

Banyak alasan yang mereka sampaikan pada saya ,antara lain dan paling sering disampaikan adalah masalah pekerjaan yang belum mapan ,belum punya tem

pat tinggal yang layak ,masih membantu suami mencari nafkah ,karena pendapatan masih kecil.
Akhirnya mereka memutuskan untuk menunda kehamilan dengan cara ber KB ..yang tentu ini sangat bijaksana yah… ;-)

Tersedia banyak cara ber KB ,antara lain dengan cara pil , suntik , IUD , kondom,dsb.
Menurut Para Pakar Kedokteran spesialis alat reproduksi pria (androlog) setiap pasangan suami-istri memang berhak menunda kehamilan. Namun, upaya itu dilakukan dengan memilih kontrasepsi yang tepat berdasarkan anjuran dokter. Ini untuk menghindari sulitnya menghadirkan si buah hati pada saat diinginkan. Pasalnya, sering terjadi pasangan muda sulit hamil setelah kontrasepsi dihentikan penggunaannya. Itu sebuah misteri.

Pengertian Istilah Mandul

Bagi wanita, arti mandul ialah tidak mampu hamil karena indung telur mengalami kerusakan sehingga tidak mampu memproduksi sel telur.

Sementara, arti mandul bagi priaialah tidak mampu menghasilkan kehamilan karena buah zakar tidak dapat memproduksi sel spermatozoa sama sekali.

Baik pria maupun wanita yang mandul tetap mempunyai fungsi seksual yang normal. Tetapi sebagian orang yang mengetahui dirinya mandul kemudian mengalami gangguan fungsi seksual sebagai akibat hambatan psikis karena menyadari kekurangan yang dialaminya.

Tetapi istilah mandul acapkali digunakan untuk menyebut pasangan suami istri yang belum mempunyai anak walaupun telah lama menikah ,biasanya diambil waktu setahun untuk ketidak suburan.
Padahal pasangan suami istri yang belum mempunyai anak setelah lama menikah tidak selalu mengalami kemandulan. Yang lebih banyak terjadi adalah pasangan yang infertil atau pasangan yang tidak subur.

Di Indonesia diduga terdapat sekitar 10-15 persen pasangan suami istri yang mengalami hambatan hamil, meliputi pasangan mandul dan infertil.

Apakah kemandulan dapat diatasi?

Kemandulan tidak dapat diatasi dengan cara apapun. Masalahnya, gangguan yang terjadi berupa kerusakan yang permanen pada buah pelir atau indung telur sehingga masing-masing tidak dapat memproduksi sel spermatozoa atau sel telur.

Jadi baik pria maupun wanita yang mengalami kerusakan permanen pada buah pelir atau indung telurnya tidak perlu lagi berupaya mencari pengobatan atau jalan keluar lainnya karena pasti tidak akan berhasil.

Satu hal yang mutlak harus diperhatikan ialah apakah masalah yang terjadi suatu kemandulan ataukah infertilitas (gangguan kesuburan). Kemandulan tidak sama dengan infertilitas (gangguan kesuburan), tetapi kedua istilah ini sering dikacaukan. Acapkali pasangan disebut mandul padahal sebenarnya tidak subur (infertil).

Bagi banyak pasangan suami istri istilah mandul terkesan sangat menakutkan bahkan terasa seperti sesuatu yang tidak punya harapan lagi.

Apa yang dimaksud dengan pasangan infertil atau tidak subur?

Dalam keadaan normal dan tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan terjadi pada 60 persen pasangan suami istri dalam waktu 6 bulan, pada 80 persen pasangan dalam waktu 9 bulan dan pada sekitar 90 persen pasangan suami istri dalam waktu 1 tahun.

Pasangan suami istri yang telah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun tetapi belum mampu hamil dan melahirkan anak hidup disebut pasangan infertil atau pasangan tidak subur. Berarti pasangan tersebut mengalami masalah infertilitas (ketidaksuburan).

Pada pasangan infertil, pihak suami masih mempunyai sel spermatozoa tetapi tidak dalam parameter normal karena mengalami suatu gangguan. Di pihak lain, pihak istri masih mempunyai sel telur tetapi mengalami gangguan, misalnya dalam perjalanan untuk masuk ke dalam rahim melalui saluran telur.

Dengan pengertian ini jelaslah perbedaan antara pasangan infertil dengan pasangan mandul. Di masyarakat, tampaknya lebih banyak pasangan infertil dibandingkan dengan pasangan yang benar-benar mandul. Tetapi istilah mandul lebih sering digunakan di masyarakat walaupun yang dimaksud adalah gangguan kesuburan.

Apa penyebab infertilitas?

Banyak faktor yang menjadi penyebab infertilitas sehingga pasangan suami istri tidak mempunyai anak, antara lain:

1. Faktor hubungan seksual, yaitu frekuensi yang tidak teratur (mungkin terlalu sering atau terlalu jarang), gangguan fungsi seksual pria yaitu disfungsi ereksi, ejakulasi dini yang berat, ejakulasi terhambat, ejakulasi retrograde (ejakulasi ke arah kandung kencing), dan gangguan fungsi seksual wanita yaitu dispareunia (sakit saat hubungan seksual) dan vaginismus.

2. Faktor infeksi, berupa infeksi pada sistem seksual dan reproduksi pria maupun wanita, misalnva infeksi pada buah pelir dan infeksi pada rahim.

3. Faktor hormon, berupa gangguan fungsi hormon pada pria maupun wanita sehingga pembentukan sel spermatozoa dan sel telur terganggu.

4. Faktor fisik, berupa benturan atau temperatur atau tekanan pada buah pelir sehingga proses produksi spermatozoa terganggu.

5. Faktor psikis, misalnya stress yang berat sehingga mengganggu pembentukan sel spermatozoa dan sel telur.

Untuk menghindari terjadinya gangguan kesuburan pada pria maupun wanita, maka faktor-faktor penyebab tersebut tersebut harus dihindari. Tetapi kalau gangguan kesuburan telah terjadi, diperlukan pemeriksaan yang baik sebelum dapat ditentukan langkah pengobatannya.

Apakah infertilitas dapat diatasi?

Masalah infertilitas sebenarnya adalah masalah gangguan kesuburan pasangan. Gangguan kesuburan mungkin dapat diatasi, mungkin juga tidak dapat diatasi. Hal itu sangat tergantung kepada penyebabnya dan sejauh mana kesuburan telah terganggu.

Berbagai cara dan pengobatan telah tersedia untuk mengatasi gangguan kesuburan, tetapi tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan. Sebagai contoh, infertilitas yang disebabkan karena penyumbatan saluran telur. Cara yang ada untuk membuka kembali saluran telur yang tersumbat ternyata tidak memberikan hasil yang baik. Contoh lain, pengobatan gangguan sperma, mungkin memberikan hasil yang baik, mungkin juga tidak. Pengobatan gangguan sperma yang disebabkan karena infeksi pada buah pelir, pada umumnya tidak memuaskan.

Wanita Gemuk yang Hamil
Satu lagi bukti mengapa wanita hamil perlu melakukan olahraga dan menjaga asupan kalori, karena sebuah studi menunjukkan kalau bayi yang dilahirkan oleh wanita yang kegemukan (obesitas) memerlukan perawatan intensif. Bayi-bayi ini juga lebih rentan terhadap kerusakan tabung syaraf. Demikian menurut the Public Affairs Committe of the Teratology Society .
Hasil penelitian tersebut membandingkan wanita dengan berat tubuh normal dengan wanita yang memiliki body mass index (BMI) lebih tinggi, bayi yang dilahirkan wanita dengan BMI tinggi beresiko lebih besar terganggu pertumbuhannya. Meskipun operasi penghilangan lemak ternyata bisa meningkatkan kesehatan dan kesuburan wanita gemuk, tetapi tidak dianjurkan untuk melakukan operasi tersebut.
Komite ini merekomendasikan para wanita agar menjaga berat badannya dengan cara memperhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi sebelum mereka hamil. Jadi,.. coba check kembali untuk second opinion (ke dokter kandungan lain) jika anda sudah ke dokter tapi dia menganjurkan jangan untuk melakukan diet (jika anda beratnya 103 kg). ITU SALAH BESAR. ;-)

Dapat dibayangkan… jika anda hamil beratnya bertambah 15 kg? akhirnya berat badan anda mencapai 118 kg. Wow…….!
Wanita yang kegemukan berpeluang terkena berbagai penyakit, termasuk resiko tidak subur (infertil) dan masalah selama kehamilan, darah tinggi dan diabetes. Pada saat melahirkan, wanita yang obesitas lebih membutuhkan operasi caesar. Sebuah studi di Prancis menemukan bahwa wanita yang kegemukan mengeluarkan biaya lebih besar selama kehamilan dan membutuhkan banyak waktu untuk pemulihan di rumah sakit pasca melahirkan.

Beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda kehamilan ( pill , suntik ,susuk KB .dsb.) ,semuanya dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual / minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil tanpa adanya aktivitas sesual ?